
Momentum Ramadhan; Menguatkan Iman dan Kepedulian di SMA Negeri 9 Garut
Malangbong, 23 Februari 2026 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, SMA Negeri 9 Garut melaksanakan kegiatan Pesantren Ekologi Ramadhan yang akan dilaksanakan mulai Senin, 16 Februari 2026 hingga 13 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang religius, peduli lingkungan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Mengusung konsep Pesantren Ekologi, program ini tidak hanya menekankan penguatan nilai-nilai spiritual, tetapi juga membangun kesadaran ekologis dan sosial di kalangan siswa. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk pribadi “Manusia Waluya” yang cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (tanggap).
Tujuh Pembiasaan Anak Indonesia Hebat
Selama bulan Ramadhan, peserta didik akan mengikuti siklus kegiatan harian yang dimulai sejak bangun tidur hingga kembali beristirahat di malam hari. Pembiasaan tersebut meliputi:
- Bangun pagi dan sahur
- Shalat Subuh
- Olahraga
- Aktivitas bersama keluarga (membantu orang tua, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan)
- Shalat Dzuhur
- Pesantren Ekologi
- Shalat Ashar
- Aksi ekologi dan sosial
- Buka puasa bersama keluarga
- Shalat Magrib, Isya, Tarawih, dan tadarus
- Tidur lebih awal
Melalui pembiasaan ini, diharapkan siswa tidak hanya menjalankan ibadah dengan khusyuk, tetapi juga membangun kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap keluarga serta lingkungan sekitar.
Program 7 KAIH: Poe Ibu, Rantang Kanyaah, dan Aksi Ekologi
Pesantren Ekologi Ramadhan SMA Negeri 9 Garut menghadirkan program unggulan dalam skema 7 KAIH, di antaranya:
- POE IBU (Sapoe Sarebu)
Program infaq harian minimal Rp. 1.000 yang bertujuan menumbuhkan semangat berbagi, peduli, dan gotong royong. Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu masyarakat atau individu yang terdampak bencana ekologi serta mendukung pemulihan sosial ekonomi pascabencana. Pengumpulan dana dilakukan setiap hari dan dilaporkan secara berkala. Penyaluran serta pelaporan dilakukan secara transparan melalui sekolah dan instansi terkait.
- Rantang Kanyaah
Program berbagi makanan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, terutama di bulan suci Ramadhan.
- Aksi Ekologi
Aksi ekologi merupakan tahap akhir rangkaian Tadabur Alam yang diwujudkan dalam bentuk proyek pelestarian alam yang dilaksanakan sebagai bentuk pengamalan ayat Al-Qur’an dan Hadist yang telah dipelajari dalam rangkaian Tadabur Alam. Seluruh aksi diarahkan untuk membentuk Manusia Waluya, yaitu manusia yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer, melalui perpaduan iman, ilmu dan amal.
(27 Februari 2026; bersama-sama, tema: menanam pohon. 6 Maret 2026, mandiri, tema; membersihkan lingkungan. 13 Maret 2026; mandiri, tema: hemat energy).
Membangun Karakter dan Kepedulian
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 9 Garut berharap dapat menanamkan nilai-nilai religius, sosial, dan ekologis secara berkelanjutan kepada seluruh peserta didik. Ramadhan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.
Semoga Pesantren Ekologi Ramadhan 2026 menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, peduli lingkungan, dan siap menjadi agen perubahan di masyarakat.